Selasa, 10 Mei 2016

Story 1


Pagi itu seperti biasa aku siap2 ke sekolah. Memakai seragam Putih biruku, makan nasi gorengku, memakai sepatu warrior hitamku. berangkat kesekolah sekitar jam 6.30, setengah jam sebelum bel masuk. Aku berjalan ke sekolah yang jaraknya hanya sekitar 500 km dari rumah.

Tiba di sekolah terlihat suasana yang ramai, murid murid baru yang baru saja lulus SD beramai ramai kumpul di halaman sekolah untuk mengikuti upacara hari senin ini. Oh ya, perkenalkan aku riri rivani yang baru saja naik ke kelas 3 smp. Ini hari pertamaku masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas selama 2 minggu. Aku bergegas menuju kelasku yang baru kelas 3E, yang letaknya tepat di depan lapangan upacara untuk menyimpan tasku dan berkenalan sejenak dengan teman2 baru. Seperti biasa aku cepat untuk berteman karena aku juga sudah mengenal sebagian besar murid di kelasku. Teman sebangkuku yang baru ini namanya Susi seorang cewek manis berambut ikal, sebenarnya agak kaku juga teman sebangku baru kenal, tapi harus bagaimana lagi teman2 lain yang pernah sekelas cowok semua. Entah kenapa kok di kelasku ini banyak cowoknya ya? bukankah populasi perempuan di dunia lebih banyak daripada laki2? hmm kutak tahu...

Saatnya untuk berkumpul di lapangan depan sekolah untuk upacara senin pagi, ketika hendak berbaris kulihat Arman ikut berbaris tidak jauh dariku. Aaah Arman, cowok yang aku taksir sejak kelas satu SD. Rumahnya tidak jauh dari rumahku, kurang lebih berjarak 100 m saja. Bisa disebut tetangga agak jauh hehehe. Tetapi hubungan kami biasa saja, berteman tetapi tidak pernah menyapa hiks, alias dianya cuek... dan aku, bila dia cuek akupun akan cuek (yeah, my huge pride).

Sambil curi2 pandang pada Arman kulihat guru yang ngontrak dirumahku dengan anak bayinya di barisan para guru. Aku dadah dadah sama dede bayi supaya mendapatkan perhatiannya DAN mendapatkan perhatian Arman hehehe... Hmm seperti biasa.. tampak tetep cuek. Ya sudah, semua murid sudah disiapkan untuk mengikuti upacara.

Bel istirahat berbunyi, aku dan teman sebangku baruku susi bergegas menuju kantin sekolah. Saat perjalanan kesana seorang murid laki laki baru berseragam putih merah dengan kulit putih dan wajah yang imut menyapaku dengan sopan 'Kakak, namaku Arman boleh minta tanda tangan dan jabatannya?'

....


Tidak ada komentar:

Posting Komentar